30 September 2017

Renungan tentang solat kita

Assalamualaikum dan selamat sejahtera



Renungan tentang solat kita

Sekali lagi saya berkongsi catatan dari pembacaan di channel Telegram.




🌼Apabila engkau anggap solat itu hanya sebagai kewajiban, maka kau akan terburu-buru mengerjakan nya & tak akan menikmati hadirnya Allah saat kau mengerjakannya.

🌼Anggaplah solat itu pertemuan yang kau nanti dengan Tuhanmu...Allahuakbar.

🌼Anggaplah solat itu sebagai cara terbaik kau bercerita dengan Allah...Allahuakbar.

🌼Anggaplah solat itu sebagai masa terbaik untuk kau mengadu segala keluh kesah dengan Allah SWT...Allahuakbar.

🌼Bayangkan ketika *"Azan berkumandang,"* Allah melambai-lambai kepadamu untuk mengajak kau lebih dekat denganNya ...Allahuakbar.

🌼Bayangkan ketika kau *"Takbir,"* Allah melihatmu, Allah tersenyum untukmu dan Allah berbangga dengan mu...Allahuakbar

🌼Bayangkanlah ketika *"Rukuk,"* Allah menampung badanmu hingga kau tak terjatuh, hingga kau merasakan damai dalam sentuhan-Nya...Allahuakbar

🌼Bayangkan ketika *"Sujud,"* Allah mengalas kepalamu. Lalu Dia berbisik lembut di kedua-dua telingamu: "Aku mencintaimu wahai hamba-Ku."...Allahuakbar

🌼Bayangkan ketika kau *"Duduk di antara 2 sujud,"* Allah berdiri gagah di depanmu, lalu mengatakan: "Aku tak akan diam apabila orang mengusik mu."...Allahuakbar

🌼Bayangkan ketika kau memberi *"Salam"*, Allah menjawabnya, lalu kau jadi manusia berhati bersih... Subhanallah.

🌼Masya Allah.. sungguh nikmat solat yang kita lakukan.

Allahumma, saksikanlah......

Ingatan dan muhasabah buat diriku sendiri, saudara-saudaraku dan sahabat-sahabatku. Kita insan biasa yang sering terleka dek urusan dunia yang sentiasa menghambat kita dan kita pula sentiasa mengejarnya😊


Sumber: @quotephotovideo 🕌🕌🕌

posted from Bloggeroid

Semoga kita selalu bersyukur

Assalamualaikum dan salam sejahtera


Semoga kita selalu bersyukur




Semoga kita selalu BERSYUKUR apa yang kita miliki

Dan jangan pernah berhenti utk terus BERJUANG dalam hidup

Hidup adalah Perjuangan untuk HIDUP yang lebih TINGGI Disisi-NYA

Sumber @quotephotovideo 🍃🍃🍃

Terima kasih

posted from Bloggeroid

28 September 2017

Jadilah cahaya, angin dan sahabat sejati

Assalamualaikum dan selamat sejahtera


Jadilah cahaya, angin dan sahabat sejati


Kita dewasa dengan istilah guru ibarat lilin yang rela membakar dirinya sendiri untuk menerangi hidup orang lain.  Apa kata kali ini kita biasakan diri kita dengan menjadi cahaya dan angin.  Seperti mutiara kata berikut:


Jadilah cahaya, angin dan sahabat sejati

Jadilah cahaya, angin dan sahabat sejati


Jadilah cahaya, walaupun tak tersentuh tapi selalu menerangi.  Jadilah angin, walaupun tak nampak, tapi selalu memberi kesejukan.  Jadilah sahabat sejati, walaupun tak bersama menjalani hari, tapi selalu menjaga hati.


Tiba-tiba pula terasa seperti banyak hendak ditulis mengenai cahaya, angin dan sahabat.  Tetapi bimbang andai maksud tidak kesampaian... lalu dibiarkan dulu cahaya angin dan sahabat itu berlalu pergi... Andai ada ruang waktu kembali semula menerangi alam.

szi 💖


babab.net